Grab sendiri sekarang ini sedang mengalami pertumbuhan pesat dalam bisnisnya. Mereka mengklaim telah memiliki hampir 1.000.000 pengemudi, 2,5 juta perjalanan setiap hari, dan aplikasi Grab telah diunduh lebih dari 45 juta kali.
Kabar buruk soal Grab kali ini datang dari Jakarta Selatan. Seorang penumpang perempuan didampingi oleh Ibunya melapor ke polisi Sektor Tebet bahwa dirinya yang dididuga telah diperkosa oleh pengemudi mitra Grabbike, pada hari Rabu sore (06/9/2017) .Penumpang ojek perempuan tersebut belum dapat dimintai keterangannya.
Menurut bang Bedul (nama samaran) yang kami temui dikerumunan driver disekitar Polsek Tebet Jakarta Selatan mengatakan Wanita yang mengaku telah diperkosa oleh oknum driver Grabbike, Belum tentu diperkosa mungkin saja suka sama suka atau sudah saling mengenal diantara keduanya dikarenakan penumpang tersebut menggunakan layanan Ojek yang berbasis Online yang mana keberadaan pengemudi dan penumpang dapat terlacak oleh pihak kantor.
"Di WA yang tersebar tertera penumpang order dari Jalan Manggarai Utara 2 No 12 ke tujuan Kementrian Perdagangan Indonesia, dengan kode pemesanan: ADR-52142132-2-013" tambahnya.
Jika penumpang tidak diantarkan sesuai orderan sudah pasti teriak dan komplain, tidak masuk akal lagi kenapa penumpang tersebut mau diajak melenceng ke arah yang tidak sesuai aplikasi yang dipesannya, Jadi jangan Driver yang disalahkan . " bukan bela driver ya Mas ! walaupun Kami satu Atribut di bawah bendera yang sama" ungkap Bedul kepada wartawan GarangNews.com. Rabu sore,(06/9/2017)
Kami mencoba menghubungi kepolisian sektor tebet namun belum mendapatkan jawaban dari pihak terkait. Oknum driver berinisial CH saat ini belum dapat dikompirmasi dikarenakan masih dalam pengembangan pihak berwajib.

Posting Komentar