[ads-post]


GNews - Roda Tiga Konsultan (RTK) melakukan survei dari tanggal 15 hingga 29 September 2017. Survei itu dilakukan untuk menanyakan siapa yang pantas menjadi presiden jika pilpres digelar hari ini, dengan metode stratified systemic random sampling, sebanyak 2.600 responden dengan margin error 1,96 persen.

"Terekam dalam survey muncul pemimpin baru yang dirilis oleh lembaga Roda Tiga Konsultan (RTK) yakni Agus Harimurti Yudhoyono  'The Neext Leader' . Berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh RTK nama tersebut memiliki potensi paling besar sebagai calon Wakil Presiden potensial untuk Pilpres 2019".

Direktur Riset RTK, Rikola Fedri menyebutkan, survei itu dibagi empat tahap. Pertama diambil di seluruh Indonesia lalu hingga tahap empat ke masing-masing RW sampai RT.

"Jika pelaksanaan pemilihan langsung presiden dilaksanakan pada hari ini Joko Widodo mencapai 29,8 persen, Prabowo Subianto 17,4 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 2,3 persen, Yusuf Kalla 1,8 persen, Gatot Nurmantyo 1,6 persen, dan Hary Tanoesoedibjo 1,5 persen," ujarnya di Mandailing Cafe, Jalan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (22/10).

Prabowo dan Jokowi hingga kini masih terus bersaing. Dari elektabilitas presiden, RTK menyodorkan beberapa nama dengan yang akan dipilih masyarakat secara terbuka juga semi terbuka.

"Kalau kita kerucutkan beberapa nama, Jokowi mencapai 40,2 persen, Prabowo 25,9 persen, AHY mencapai 5,0 persen, dan Gatot Nurmantyo 2,5 persen," ujarnya.

Fedri menuturkan bahwa alasan masyarakat memilih AHY sebagai Cawapres karena popularitasnya sebagai tokoh muda dan latar belakangnya sebagai mantan militer.
Selain itu, putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu juga dinilai memiliki kepribadian yang bagus serta bersih dari korupsi.

"Sebanyak 20,8% masyarakat memilih AHY karena popularitas kandidat, 14,9% karena latar belakangnya sebagai mantan milter. AHY juga dinilai pintar, adil, dan bersih dari korupsi," jelas Fedri

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.