[ads-post]

GNews - Kebijakan pelarangan transportasi online yang disampaikan oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil pada Senin (9/10) lalu memicu keluhan warga Bandung lewat media sosial.
Bukan hanya Kang Emil-sapaan Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan pun turut kena sasaran.

Rasa kecewa itu disampaikan Nita Rininta Anggraini lewat Facebooknya pada Rabu (11/10) kemarin.Dirinya mengaku menyesal telah memilih Kang Aher - sapaan Ahmad Heryawan dalam Pilkada Jawa Barat pada tahun 2013 silam.

Ada beberapa alasan mengapa dirinya kesal, antara lain tentang pesta yang kerap kali digelar di Jalan Diponegoro, tepatnya depan Gedung Sate, Kantor Pemerintah Kotamadya Bandung.

Akibatnya, akses jalan menuju kantornya seringkali ditutup, dan dirinya harus berjalan jauh untuk berputar arah.Selain itu, hal yang paling disesalkannya adalah terkait pelarang operasi transportasi online, khususnya ojek online.

Menurutnya, ojek online sangat nyaman karena cepat dan mudah, berbeda halnya dengan ojek konvensional yang tidak mengindahkan kenyamanan penumpangnya.
Sementara, lanjutnya, angkutan umum di Kota Bandung sendiri menurutnya tidak nyaman.

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.