Mengungkap Rencana 'Penyanderaan' Kasus Terhadap Gubernur DKI Terpilih 2017
GNews - Ada pertemuan ratas rahasia dihadiri perwakilan dari KSP, kantor menko kemaritiman serta sejumlah pihak terkait posisi gubernur DKI baru. Isi kultwit akun @Ronin016, 8/10/2017. Akun anonim yang selalu mengkritisi Pemerintah yang telah disempurnakan.
Pertemuan Minggu menjelang siang sehabis acara main golf, ada ratas rahasia membahas kasus yang akan menyandera gubernur dan wagub DKI baru.Semua terkait penyelamatan proyek reklamasi kedepannya versus kepemimpinan di DKI Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Menurut sumber kami, pembahasan menyeret pada soal kasus apa yang akan dipakai untuk menyandera pemimpin baru DKI tersebut.
Kasus alat kesehatan dan melibatkan korporasi PT DGI yang menyeret nama Sandiaga Uno akan kembali dinaikkan oleh KPK. Pun dengan kasus proyek VSAT yang menyeret nama adik Anies Baswedan di Bareskrim polri akan dicoba kembali dinaikkan.
"Ada tim khusus yang bertugas menginventarisasi kasus kasus yang bisa menyandera kepada diri Anies Baswedan ataupun Sandiaga Uno" tulis akun @Ronin016
Pada sisi mana, serangan pembusukan dan penggiringan opini negatif bisa tercipta kepada pemimpin DKI tersebut,Intinya adalah pada nilai bargaining untuk menyandera kedua pemimpin baru DKI agar ikut melancarkan proyek reklamasi.
Proyek reklamasi adalah proyek dengan pertaruhan nilai ratusan triliun serta sudah di iklankan di Singapura, Beijing dan Shanghai. Operasi pembusukan dan penciptaan opini negatif kepada pemimpin baru DKI tidak baku berpatokan sampai 16 Oktober 2017.
Agendanya mnyerang secara psikis dan nama baik personal, hingga akhirnya ada pnawaran berupa ksepakatan terkait proyek reklamasi dilanjutkan. Pertemuan ratas rahasia Minggu siang tadi pagi juga membagi tugas beberapa tim termasuk bagian menciptakan opini (media)
Inti pokok tujuannya adalah menyandera pmimpin baru DKI sesuai dengan agenda yang dimiliki pusat dan para taipan sampai 5 tahun kedepannya.
Poin lainnya adalah kalimat 'menyesuaikan' antara harapan pusat degan keinginan gubernur dan wagub DKI baru agar proyek reklamasi berjalan. Menyesuaikan sesuai keinginan Gubernur dan Wagub DKI yang baru tetapi tetap proyek reklamasi berjalan.
Akal bulus ini demi menutupi fakta sebenarnya yaitu tekanan ancaman sandera kasus yang diciptakan. Akan ada tim yang secara khusus mdatangi Gubernur dan wagub DKI baru, dengan mmbuka gambaran jelas apa-apa yang akan terjadi bila proyek batal.
Solusinya pun diberikan, yaitu dengan kalimat seolah ada 'menyesuaikan' keinginan Gubernur dan Wagub DKI baru terkait proyek reklamasi, Intinya mereka akan bergerak cepat, satu sisi menyiapkan alat dan perangkat kasus apa yang akan dipakai untuk sandera. Disisi lain, mereka akan tampil layaknya tim negosiator untuk nota kesepahaman terkait prsetujuan Gubernur baru terkait proyek reklamasi.
Semua alat dan sumber daya akan dipakai, termasuk gunakan KPK dan kepolisian untuk lakukan pengolahan bahan kasus yang bisa menyandera. Proyek reklamasi bukan hanya bicara uang tetapi juga soal suksesi kepemimpinan 2019
Kultwit lengkap @Ronin016 dalam bentuk chirpstory bisa Anda baca disini

Posting Komentar